Tentukanlahpenyelesaian untuk dari pertidaksamaan berikut dengan menggunakan garis bilangan: a). x 2 + x - 6 < 0 b). x 2 + x - 6 ≤ 0 c). x 2 + x - 6 > 0 e). x 2 + x - 6 ≥ 0 Pembahasan : Langkah #3 : gambar nilai x pada garis bilangan. Untuk menggambar garis bilangan, tarik garis lurus mendatar kemudian buat dua titik sebagai titik Prinsipnyaadalah batasan-batasan pada fungsi nilai mutlaknya. Perhatikan pada 3x + 1 dan 2x + 4. Dari batasan batasan itu maka dapat diperoleh batasan-batasan nilai penyelesaian seperti pada garis bilangan di bawah ini. Dengan garis bilangan tersebut maka pengerjaanya dibagi menjadi 3 bagian daerah penyelesaian. 1. TopikProgram Linier Subtopik Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Level Kognitif from MATH 12344 at San Francisco State University Nah dalam artikel ini kita akan belajar tentang bagaimana caranya menentukan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat dengan menggunakan diagram garis sapta. Sebagai contoh, kita akan memilih himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat x2- 4x + 3 0 menggunakan memakai metode garis sapta. Nilainol pada pembilang dan juga penyebut dapat ditempatkan pada diagram garis bilangan contohnya seperti yang telah ditunjukkan pada gambar berikut ini. Nilai - Nilai nol tersebutmembagi garis bilanyangan menjadi tiga interval, yaitu X < 1, 1 < X < 2, dan X > 2. Persamaandan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel PLSV dan PTLSV 111 1. Apabila x bilangan bulat di antara -3 dan 3, gambarlah pada garis bilangan grafik penyelesaian pertidaksamaan berikut. a. x d -1 e. -1 x d 3 b. x t 2 f. 0 x 3 c. x t g. -2 d x d 2 d. x d 0 dan x -2 2. Tuliskan pertidaksamaan dari grafik berikut ini, untuk x cC23V8a. Sobat Zenius, mungkin elo udah familiar dengan cara penyelesaian pertidaksamaan berikut x – 4 > 2. Berapa, hasilnya? Yup, pasti elo bakal menjawab dengan x > 6. Jawaban elo betul, tapi, kali ini kita akan membahas pertidaksamaan polinomial dan cara kita mencari nilai x akan berbeda. Gimana tuh, cara menyelesaikan pertidaksamaan polinomial? Simak artikel ini sampai akhir, ya! Menentukan Nilai Titik KritisContoh Soal Pertidaksamaan PolinomialPenutup dan Contoh Soal Latihan Menentukan Nilai Titik Kritis Dalam mencari nilai x pada sebuah pertidaksamaan polinomial, elo harus mencari yang namanya nilai titik kritis. Caranya adalah dengan menentukan letak nilai positif dan negatif dalam garis bilangan. Sebagai contoh, gue akan pakai pertidaksamaan yang tadi, x – 4 > 2. Hasilnya tadi kan x > 6 dan masih kita bisa ubah lagi menjadi x – 6 > 0. Kalau elo gambar garis bilangannya, jadinya akan seperti berikut Kenapa gue bisa tandai yang ke kiri negatif dan yang ke kanan positif? Kalau elo coba masukkan nilai x lebih kecil dari 6, elo akan mendapatkan hasil negatif. Tapi, kalau nilai x lebih besar dari 6, hasilnya akan positif. Karena dalam pertidaksamaan, nilai x harus bisa menghasilkan x > 0, maka elo ambil nilai x yang hasilnya positif. Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan x – 6 > 0 adalah x > 6. Gampang, kan? Nah, tapi, bentuk pertidaksamaan polinomial itu ada banyak sekali, dan penyelesaiannya juga beragam. Tapi tenang aja, gue udah siapkan beberapa contoh pertidaksamaan polinomial lengkap dengan penyelesaiannya supaya elo lebih mantap belajarnya. Yuk kita caw! Baca Juga Rumus Persamaan Kuadrat dan Akar-akarnya Contoh Soal Pertidaksamaan Polinomial 1. Untuk pertidaksamaan ini, kita gambar dulu garis-garis bilangannya. Cara mengalikan tanda-tanda pada garis bilangan Arsip Zenius Setelah elo gambar, elo kalikan tanda- tanda positif dan negatif dari kedua garis bilangan di atas. Maka, elo akan mendapatkan garis bilangan seperti gambar berikut ini Hasil mengalikan tanda-tanda pada garis bilangan Arsip Zenius Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau 2. Kalikan juga garis bilangannya seperti yang udah gue jelaskan tadi, dan elo akan mendapatkan garis bilangan berikut Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau . 3. Supaya hasilnya lebih terjamin benernya, kita rapikan dulu yuk, pertidaksamaannya. Gue mau pindahin x yang ada di biar jadi di depan. Tapi kalau langsung ditukar aja tempatnya, jadinya malah , kan? Biar lebih oke, kita hilangkan dulu tanda negatifnya dengan mengalikan pertidaksamaannya dengan -1 dan menjadi . Kalau sebuah pertidaksamaan dikalikan dengan -1, maka tandanya akan berubah jadi berlawanan arah. Sekarang, kita buat garis bilangannya! Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau . Elo bisa nonton video penyelesaian pertidaksamaan polinomial ini lengkap dengan contoh lainnya, lho! Dimana? Tinggal klik aja banner berikut ini! 4. Kali ini, kita punya bentuk kuadrat. Kalau elo hitung-hitung, mau berapapun nilai x nya kalau hasilnya dipangkatkan genap, pasti hasilnya positif, kan? Makanya elo nggak perlu repot-repot mengalikan garis bilangannya. Langsung aja pake yang . Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan di atas adalah . 5. Kalau kita tinggalin aja yang berpangkat genap dan gambar garis bilangannya, maka akan menjadi seperti berikut Maka kita akan dapat nilai . Tapi nih, meskipun yang berpangkat genap tadi kita cuekin karena nggak ada pengaruhnya ke garis bilangan, jangan dibiarkan begitu aja ya, nanti dia nangis. Mereka tetap bisa memenuhi pertidaksamaan dengan menghasilkan 0. So, kita masih punya x = 2 dan x = -1. Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan tadi adalah x = -1 atau ini udah termasuk x=2, yaps! 6. Sementara, kita punya nilai . Coba elo cek lagi yang berpangkat genap. Ternyata, hasilnya 0. Yang diminta adalah nilai x yang memenuhi pertidaksamaan dan menghasilkan < 0. Berarti, x = -2, x = 1, dan x = 2 kita buang aja. Maka, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau atau atau . 7. Kalau pecahan gimana, dong? Caranya sama aja ya, elo gambar dulu garis bilangannya seperti biasa. Maka elo bakal dapet atau . Tapi, perlu diingat, kalau dalam pecahan, apapun yang dibagi 0 hasilnya akan tidak terhingga. Jadi disini, penyebutnya harus . Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau . 8. Kok, nggak ada kurung-kurungnya? Tenang, ini masih kita bisa ubah bentuknya menjadi . Jadi, nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah atau . Jawaban ini juga bisa elo buktikan dengan menggambar grafiknya, lho! Caranya bisa elo simak di sini. 9. Yang ini juga kita faktorkan dulu, ya. Hasilnya akan menjadi Kalau elo gambar grafik pertidaksamaan tadi, elo akan punya kurva yang terbuka ke atas seperti berikut Grafik pertidaksamaan polinomial Arsip Zenius Maka, nilai x yang memenuhi adalah atau . Baca Juga Konsep, Grafik, & Rumus Fungsi Kuadrat Penutup dan Contoh Soal Latihan Coba kerjakan soal latihannya, yuk! Dok. Pixabay Ada berbagai bentuk dan cara penyelesaian pertidaksamaan polinomial dan elo baru aja mempelajarinya. Di penghujung artikel ini, gue mau kasih elo contoh-contoh soal lagi untuk elo coba kerjain sambil mengasah kemampuan elo. Nilai x berikut ini yang memenuhi pertidaksamaan adalah ….A. 0B. 1C. 2D. 3Penyelesaian dari pertidaksamaan adalah ….A. B. atau C. D. atau Penyelesaian dari pertidaksamaan adalah ….A. atau B. atau C. atau D. atau Pembahasan 1. Jawaban D. Garis bilangan pertidaksamaannya adalah sebagai berikut Maka, atau . Jadi, nilai x yang memenuhi yang ada dalam pilihan jawaban adalah 3. 2. Jawaban D. Garis bilangan pertidaksamaannya adalah sebagai berikut Jadi, penyelesaiannya adalah atau 3. Jawaban B. Garis bilangan pertidaksamaannya adalah sebagai berikut Jadi, penyelesaiannya adalah atau . Oke deh, sekian dulu pembahasan pertidaksamaan polinomial di artikel ini. Jumpa lagi di tulisan gue lainnya, ya! Baca Juga Pengertian dan Penerapan Polinomial Suku Banyak – Materi Matematika Kelas 11 Dalam menyelesaikan suatu pertidaksamaan, membuat garis bilangan adalah salah satu tahapan yang perlu kita lakukan, terutama jika pertidaksamaan tersebut memiliki beberapa titik kritis atau pembuat nol seperti pertidaksamaan polynomial atau pertidaksamaan rasional . Secara umum, berikut inilah tahapan-tahapan dalam menyelesaikan pertidaksamaan Jadikan ruas kanan pertidaksamaan bernilai $0$ Faktorkan / tentukan titik kritis pembuat nol Buat garis bilangan Tentukan tanda $+$ atau $-$ setiap interval pada garis bilangan Tentukan himpunan penyelesaian. Untuk pertidaksamaan linear dan pertidaksamaan kuadrat, masih dapat dengan mudah kita selesaikan bahkan tanpa membuat garis bilangan. Namun untuk pertidaksamaan yang memuat beberpa faktor atau memiliki banyak titik kritis, membuat garis bilangan menjadi hal yang perlu untuk kita lakukan dalam menentukan himpunan penyelesaian, seperti pertidaksamaan berikut ini $\displaystyle x^2 \left2x-3\right^3 \leftx-3\right^2 \left2x-7\right\lt 0$ Pertidaksamaan di atas, memiliki $4$ titik kritis, yaitu $x=0$, $x=\frac{3}{2}$, $x=3$ dan $x=\frac{7}{2}$, sehingga jika kita buat garis bilangannya sebagai berikut Seperti kita lihat pada garis bilangan di atas, $4$ titik kritis menyebabkan terbentuknya lima buah interval daerah yang perlu kita uji tanda pada masing-masing interval apakah $+$ atau $-$. Jika kita lakukan pengujian dengan mengambil sembarang titik uji pada masing-masing interval, misalnya pada interval I $x\lt 0$ kita ambil $x=-1$ sebagai titik uji, pada interval II $0\lt x\lt \frac{3}{2}$ kita ambil $x=1$ sebagai titik uji, bagaimana dengan interval IV $\left 3\lt x\lt \frac{7}{2}\right$? tentunya kita tidak bisa mengambil $x$ bilangan bulat sebagai titik uji, tentu ini akan cukup "merepotkan". Berikut ini tips cara mudah menentukan tanda $+$ atau $-$ pada garis bilangan tanpa menggunakan titik uji. Tips Marthen Kanginan Bagi yang berkecimpung di "dunia" matematika dan fisika pasti sudah tidak asing dengan nama Marthen Kanginan, sudah banyak buku karya beliau yang beredar dan memberikan kontribusi yang sangat besar untuk pendidikan di negeri ini, sama halnya seperti penulis besar lainnya seperti Pak Sukino salah satu ide kreatif pak Sukino adalah Horner-Kino , Pak Suwah Sembiring, Pak Husein Tampomas dan penulis lainnya yang sudah memberikan ide dan karya luar biasa untuk kita manfaatkan, semoga kesehatan selalu menyertai beliau semua saya rekomendasikan anda membeli buku karya-karya beliau, InsyaAlloh sangat bermanfaat. Salah satu tips yang di berikan pak Marthen Kanginan adalah bagaimana cara mudah menentukan tanda $+$ atau $-$ pada garis bilangan dalam menyelesaiakan pertidaksamaan tanpa menggunkan titik uji. Berikut ini langkah-langkah tips Marthen Kanginan Tips Marthen Kanginan Cara mudah menentukan tanda pada garis bilangan dengan langkah-langkah sebagai berikut Tentukan tanda pada daerah paling kanan hanya dengan mengalikan koefisien $x$ dari tiap-tiap fakor Untuk daerah interval lainnya, gunakan aturan sebagai berikut "ketika melewati titik kritis, tanda bergantian kecuali ketika melewati titik kritis yang berasal dari $x^2$ atau $ax+b^2$ atau $ax+b^n$ dengan $n$ genap maka tanda tetap. Sebagai contoh, kita akan menyelesaikan pertidaksamaan yang tadi, sebagai berikut $\displaystyle x^2 \left2x-3\right^3 \leftx-3\right^2 \left2x-7\right\lt 0$ Dari pertidaksamaan di atas, kita peroleh titik kritis $x=0$, $x=\frac{3}{2}$, $x=3$ dan $x=\frac{7}{2}$, maka garis bilangannya sebagai berikut Langkah pertama dari tips Marthen Kanginan adalah kita tentukan tanda pada interval paling kanan, dalam soal ini berarti interval V. Tanda pada interval paling kanan ditentukan oleh koefisien dari masing-masing variable $x$ setiap faktor. Maka kita peroleh $x^22xx2x=$ Positif Maka daerah paling kanan bernilai positif $+$ Berikutnya, kita tentukan tanda pada interval lainnya dengan aturan jika melewati titik kritis yang berasal dari faktor berpangkat genap, maka tanda tetap. Pada pertidaksamaan di atas, $\frac{7}{2}$ berasal dari $2x-7$ pangkat ganjil maka ketika melewati $\frac{7}{2}$ tanda berubah $3$ berasal dari $x-3^2$ pangkat genap maka ketika melewati $3$ tanda tetap $\frac{3}{2}$ berasal dari $2x-3^3$ pangkat ganjil maka ketika melewati $\frac{3}{2}$ tanda berubah $0$ berasal dari $x^2$ pangkat genap, maka ketika melewati $0$ tanda tetap untuk lebih jelasnya perhatikan garis bilangan berikut Maka penyelesaian pertidaksamaan $x^22x-3^3x-3^22x-7\lt 0 $ adalah daerah dengan tanda negatif karena pertidaksamaan memiliki tanda $\lt 0$ negatif, maka penyelesaiannya seperti ditunjukkan oleh gambar berikut Yaitu $\displaystyle\frac{3}{2}\lt x\lt 3$ atau $\displaystyle 3\lt x\lt\frac{7}{2}$ Untuk lebih jelas, perhatikan beberapa contoh lain berikut ini Contoh 1 Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan $x-1x-2^2x-3^3x-4\leq 0$ Jawab Titik kritis pertidaksamaan di atas adalah $x=1$, $x=2$, $x=3$, dan $x=4$. Interval paling kanan positif, titik kritis yang berasal dari faktor dengan pangkat genap adalah $x=2$, dengan demikian tanda tidak berubah ketika melewati $x=2$ maka garis bilangannya adalah Bulatan pada garis bilangan "penuh/berisi" karena, tanda pada pertidaksamaan $\leq 0$ memuat tanda sama dengan, artinya titik kritis termasuk penyelesaian. Jadi, penyelesaian dari pertidaksamaan $x-1x-2^2x-3^3x-4\leq 0$ adalah $x\leq 1$ atau $3\leq x\leq 4$ Contoh 2 Tentukan penyelesaian dari $\displaystyle\frac{x-1x-2^3}{x-3^2x-4}\geq 0$ Jawab Titik kritis pertidaksamaan di atas adalah $x=1$, $x=2$, $x=3$ dan $x=4$. Tanda pada interval paling kanan positif, karena koefisien semua variabel $x$ positif. Titik kritis yang berasal dari faktor pangkat genap adalah $x=3$, dengan demikian tanda tidak berubah ketika melewati $x=3$. Meskipun tanda pada pertidaksamaan memuat sama dengan $\geq 0$, namun untuk titik kritis yang berasal dari penyebut diberi "bulatan kosong", artinya titik kritis tersebut tidak termasuk penyelesaian. Jadi, penyelesaian dari pertidaksamaan $\displaystyle\frac{x-1x-2^3}{x-3^2x-4}\geq 0$ adalah $1\leq x\leq 2$ atau $x\gt 4$ Contoh 3 Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan $x^22x^2-x\lt x^22x+5$ Jawab \begin{align*}x^22x^2-x-x^22x+5&\lt 0\\ x^22x^2-x-2x+5&\lt 0\\x^22x^2-3x-5 &\lt 0\\x^22x-5x+1&\lt 0\end{align*} Titik kritis $x=0$, $x=\frac{5}{2}$ dan $x=-1$. Tanda pada interval paling kanan positif. Titik kritis yang berasal dari faktor dengan pangkat genap adalah $x=0$, maka ketika melewati $x=0$ tanda tidak berubah. Jadi, penyelesaian dari pertidaksamaan $x^22x^2-x\lt x^22x+5$ adalah $-1\lt x\lt 0$ atau $0\lt x\lt \frac{5}{2}$ Jika anda masih belum paham, sebaiknya lihat video pembahasannya disini Demikianlah cara mudah menentukan tanda $+$ atau $-$ garis bilangan dengan tips Marthen Kanginan. Semoga bermanfaat. Untuk latihan pertidaksamaan secara online bisa anda coba soal berikut ini Hai Quipperian, apakah kamu masih ingat konsep pertidaksamaan kuadrat? Di artikel sebelumnya, Quipper Blog pernah membahas tentang pertidaksamaan kuadrat lengkap dengan penjabaran garis bilangannya. Nah, pada artikel ini kamu akan diajak untuk menyimak contoh soal tentang pertidaksamaan kuadrat, lho. Daripada penasaran, yuk cekidot! Contoh Soal 1 Suatu pertidaksamaan kuadrat menghasilkan garis bilangan seperti berikut. Solusi yang tepat untuk pertidaksamaan kuadrat tersebut adalah {x-2 3} {xx ≤ -2 atau x 4} {x -3 0 adalah {x x 3/2} {x -1 3/2} {x x > -1 atau x 0 ⇔ 2x – 3 x + 1 > 0 Selanjutnya, tentukan titik pembuat nolnya. Substitusikan nilai x pembuat nolnya pada garis bilangan. Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan tersebut adalah {x x 3/2} Jawaban C Contoh Soal 4 Nilai x yang memenuhi pertidaksamaan x2 – 2x ≥ 24 adalah x -4 atau x 7} {x-7 {x2 {x-2≤x≤7} {x-1 Pembahasan Pertama, kamu harus memfaktorkan bentuk kuadrat pada soal. x2 – 5x – 14 ≤ 0 x – 7x – 2 ≤ 0 Selanjutnya, tentukan titik pembuat nolnya. x – 7x – 2 ≤ 0 ⇔ x = 7 atau x = -2 Substitusikan nilai x pembuat nol pada garis bilangan. Ingat, tanda pertidaksamaannya adalah lebih besar sama dengan. Artinya, titik bulatannya harus penuh, ya. Jadi, solusi dari pertidaksamaan tersebut adalah {x-2≤x≤7}. Jawaban D Contoh Soal 6 Diketahui pertidaksamaan kuadrat seperti berikut. x2 – x + 2 ≤ – x2 + x + 6 Nilai x yang memenuhi sistem pertidaksamaan tersebut adalah {-1, 0, 1, 2} {0, 1} {-2, -1, 0, 1} {1, 2, 3, 4} {2, 3} Pembahasan Mula-mula, ubahlah bentuk pertidaksamaan tersebut menjadi bentuk pertidaksamaan kuadrat. Lalu, lakukan pemfaktoran. x2 – x + 2 ≤ – x2 + x + 6 ⇔ x2 – x + 2 + x2 – x – 6 ≤ 0 ⇔ 2x2 – 2x – 4 ≤ 0 ⇔ x2 – x – 2 ≤ 0 ⇔ x – 2x + 1 ≤ 0 Tentukan titik pembuat nolnya. x – 2x + 1 ≤ 0 ⇔ x = 2 atau x = -1 Substitusikan nilai x pembuat nol pada garis bilangan. Jadi, nilai x yang memenuhi adalah {-1, 0, 1, 2}. Jawaban A Contoh Soal 7 Perhatikan pertidaksamaan kuadrat berikut. x2 – 9x + 14 ≥ 22 Nilai x yang termasuk solusi dari pertidaksamaan tersebut adalah 10 7 5 6 4 Pembahasan Mula-mula, ubahlah bentuk pertidaksamaan pada soal menjadi pertidaksamaan kuadrat seperti berikut. x2 – 9x + 14 ≥ 22 ⇔ x2 – 9x + 8 ≥ 0 Lakukan pemfaktoran bentuk pertidaksamaan di atas. x2 – 9x + 8 ≥ 0 ⇔ x – 8x – 1 ≥ 0 Tentukan titik pembuat nolnya. x – 8x – 1 ≥ 0 ⇔ x = 8 atau x = 1 Substitusikan nilai x tersebut ke garis bilangan. Nilai x yang memenuhi adalah x ≤ 1 atau x ≥ 8 Jadi, nilai x yang termasuk solusi adalah 10 Jawaban A Contoh Soal 8 Tingkat reproduksi buaya di sebuah pusat penangkaran mengikuti persamaan berikut. dengan t dalam tahun Waktu yang diperlukan untuk menghasilkan paling sedikit 9 buaya adalah Minimal 6 bulan Minimal 2,5 tahun Minimal 1 tahun Minimal 2 tahun Minimal 1,5 tahun Pembahasan Di soal ditanyakan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan paling sedikit 9 ekor buaya. Secara matematis, bisa dinyatakan sebagai f t ≥ 9. Oleh karena terdapat keterangan “paling sedikit”, maka persamaan kuadrat tersebut harus dijadikan pertidaksamaan. f t ≥ 9 ⇔ 2t2 + 3t + 4 ≥ 9 ⇔ 2t2 + 3t – 5 ≥ 0 Lalu, lakukan pemfaktoran untuk mencari titik pembuat nolnya. 2t2 + 3t – 5 ≥ 0 ⇔ 2t + 5t – 1 ≥ 0 ⇔ 2t + 5t – 1 = 0 ⇔ t = -5/2 = -2,5 atau 1 = 1 Substitusikan nilai t pembuat nol pada garis bilangan. Garis bilangan di atas memuat dua buah solusi, yaitu t ≤ -2,5 atau t ≥ 1. Oleh karena waktu tidak ada yang bernilai negatif, maka nilai t yang memenuhi adalah t ≥1. Jadi, waktu yang diperlukan untuk menghasilkan paling sedikit 9 ekor buaya adalah minimal 1 tahun. Jawaban C Contoh Soal 9 Bu Rumini memiliki usaha pengolahan sambal kemasan. Hasil produksi sambal Bu Rumini, mengikuti persamaan berikut. px = x2 – 35x + 400 Dengan px merupakan banyaknya hasil produksi sambal botol dan x merupakan massa cabai dalam kg. Jika Bu Rumini ingin memproduksi maksimal 100 botol sambal, cabai yang harus disediakan adalah 10 sampai 15 kg 20 sampai 25 kg 17 sampai 30 kg 15 sampai 20 kg Lebih dari 30 kg Pembahasan Oleh karena besaran yang diminta adalah jumlah produksi maksimal 100 botol, maka persamaan produksi sambal Bu Rumini harus kamu jadikan pertidaksamaan seperti berikut. px ≤ 100 ⇔ x2 – 35x + 400 ≤ 100 ⇔ x2 – 35x + 300 ≤ 0 Lakukan pemfaktoran untuk mencari titik pembuat nolnya. x2 – 35x + 300 ≤ 0 ⇔ x – 20x – 15 = 0 ⇔ x = 20 atau x = 15 Jadi, cabai yang harus disediakan adalah 15 sampai 20 kg. Jawaban D Contoh Soal 10 Sebuah bangun persegi panjang memiliki panjang x + 5 cm dan lebar x – 1 cm. Jika luas bangun tersebut tidak boleh lebih dari 40 cm2, nilai x yang memenuhi adalah {-9 ≤ x ≤ 5} {x ≥ 5} 2, 3, 4, 5 {x ≤ 5} {1, 2, 3} Pembahasan Persegipanjang memiliki panjang x + 5 cm dan lebar x – 1 cm dan luasnya tidak boleh lebih dari 40 cm2. Untuk mencari nilai x, ubahlah keterangan tersebut ke dalam bentuk prtidaksamaan. Himpunan penyelesaiannya {-9, -8, -7, …, 5} Oleh karena panjang dan lebar tidak mungkin negatif, maka nilai x yang memenuhi adalah {2, 3, 4, dan 5}. Jadi, nilai x yang memenuhi adalah {2, 3, 4, 5}. Jawaban C Setelah melihat 10 contoh soal di atas, apakah Quipperian sudah paham bagaimana cara menyelesaikan soal-soal pertidaksamaan kuadrat? Jakarta – Sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah pertidaksamaan yang terdiri atas dua variabel. Nah, bentuk umum dari pertidaksamaan linear dua variabel ini ditulis dengan lambang x dan y. Artikel ini akan memberikan beberapa contoh soal pertidaksamaan linear dua variabel. Berikut ini adalah bentuk umum penulisan pertidaksamaan linear dua variabel ax + by ≤ c;ax + by ≥ c;ax + by c; Keterangana, b, c adalah bilangan asli. a dan b adalah adalah dan y adalah variabel. Himpunan Penyelesaian Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Dalam e-Modul Matematika Program Linear Dua Variabel yang disusun oleh Yoga Noviyanto, himpunan penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel adalah daerah yang dibatasi oleh garis pada sistem koordinat kartesius. Daerah tersebut dinamakan Daerah Penyelesaian DP PtLDV dan dapat dicari dengan cara sebagai berikut 1. Metode Uji Titik Untuk memahami metode ini, perhatikan contoh di bawah ini. Diketahui pertidaksamaan linear dua variabel adalah ax + by ≤ yang harus kamu lakukan a. Gambarlah grafik ax + by = c b. Jika tanda ketidaksamaan berupa ≤ atau ≥, garis pembatas digambar penuh. Jika tanda ketidaksamaan berupa , garis pembatas digambar putus-putus c. Uji titik. Ambil sembarang titik, misalkan x1, y1 dengan x2, y2 di luar garis ax + by = c, d. Masukkan nilai titik x1, y1 atau x2, y2 tersebut ke dalam pertidaksamaan ax + by ≤ c e. Ada dua kemungkinan, yaitu jika hasil ketidaksamaan ax1 + by1 ≤ c bernilai benar, daerah penyelesaiannya adalah daerah yang memuat titik x1,y1 dengan batas garis ax + by = c. Namun, jika ketidaksamaan ax1 + by1 ≤ c bernilai salah, daerah penyelesaiannya adalah daerah yang tidak memuat titik x1, y1 dengan batas garis ax + by = c. 2. Memperhatikan Tanda Ketidaksamaan Daerah penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel dapat ditentukan di kanan atau di kiri garis pembatas dengan cara memperhatikan tanda ketidaksamaan. Berikut ini langkah-langkahnya. a. Pastikan koefisien x dan pertidaksamaan linear dua variabel tersebut positif. Jika tidak positif, kalikan pertidaksamaan dengan -1. Ingat, jika pertidaksamaan dikali -1, tanda ketidaksamaan berubah. b. Jika koefisien x dari PtLDV sudah positif. Perhatikan tanda ketidaksamaannya. – Jika tanda ketidaksamaan , daerah penyelesaian ada di kanan garis pembatas. – Jika tanda ketidaksamaan ≥, daerah penyelesaian ada di kanan dan pada garis pembatas. Contoh 2x + 5y ≥ 7 Jawaban Daerah penyelesaian ada di kanan dan pada garis 2x + 5y = 7. -3x + 8y ≥ 15 Jawaban = -3x + 8y ≥ 15 dikali -1 agak koefisien x menjadi positif = 3x – 8y ≤ -15 = Daerah penyelesaian di kiri dan pada garis -3x + 8y = 15 3. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Sistem pertidaksamaan linear dua variabel atau SPtLDV adalah gabungan dari dua atau lebih pertidaksamaan linear dua variabel. Langkah sederhana untuk menyelesaikan SPtLDV, yaitu a. Cari titik x saat y = 0, begitu juga sebaliknyab. Gambarlah grafik sesuai dengan titik x dan yc. Arsir daerah yang sesuai dengan tanda pertidaksamaan Contoh 4x + 8y ≥ 16 Jawaban 1. Mencari nilai x= Jika y = 0, maka menjadi 4x = 16= x = 16/4= x = 4 2. Mencari nilai y= Jika x = 0, maka menjadi 8y = 16= y = 16/8= y = 2 3. Gambarlah grafik dengan titik x = 4 dan y = 2 atau 4, 2. 4. Arsir daerah sesuai dengan tanda pertidaksamaan Daerah penyelesaian pertidaksamaan Foto IST Contoh Soal Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Untuk mengasah kemampuanmu dalam memahami pertidaksamaan linear dua variabel, coba kerjakan soal di bawah ini, yuk! 1. Tentukan daerah penyelesaian dari pertidaksamaan linear dua variabel ini 5x + 6y > 30 Jawaban 1. Mencari nilai x= Jika y = 0, 5x = 30= x = 30/5= x = 6 2. Mencari nilai y= Jika x = 0, 6y = 30= y = 30/6= y = 5 3. Gambarlah grafik dengan titik x = 6 dan y = 5 atau 6, 5 4. Arsir daerah sesuai dengan tanda pertidaksamaan Daerah penyelesaian pertidaksamaan Foto Ist 2. Diketahui pertidaksamaan linear dua variabel adalah -4x + 2y ≤ 8. Tentukan daerah penyelesaiannya. Jawaban1. Kalikan dengan -1, menjadi 4x + 2y ≥ 82. Mencari nilai x= Jika y = 0, 4x = 8= x = 8/4= x = 23. Mencari nilai y= Jika x = 0, 2y = 8= y = 8/2= y = 44. Gambarlah grafik dengan titik x = 2 dan y = 4 atau 2, 45. Arsir daerah sesuai dengan tanda pertidaksamaan 3. Diketahui pertidaksamaan linear dua variabel adalah 8x + 4y ≥ 40. Tentukan daerah penyelesaiannya. Jawaban1. Mencari nilai x= Jika y = 0, 8x = 40= x = 40/8= x = 52. Mencari nilai y= Jika x = 0, 4y = 40= y = 40/4= y = 103. Gambarlah grafik dengan titik x = 5 dan y = 10 atau 5, 104. Arsir daerah sesuai dengan tanda pertidaksamaan 4. Sistem pertidaksamaan yang memenuhi daerah yang diarsir pada gambar berikut adalah … Daerah penyelesaian pertidaksamaan Foto IST 0,6 dan 7,0 6x + 7y = + 7y = 42Lihat daerah yang diarsir berada di sebelah kiri garis 6x + 7y = 42, berarti daerah yang diarsir pertidaksamaannya 6x + 7y ≤ 42 Kemudian, 0,4 dan 9,04x + 9 y = 36Daerah yang diarsir berada di sebelah kanan, berarti daerah yang diarsir pertidaksamaannya 4x + 7y ≥ 36 Jadi sistem pertidaksamaannya 6x + 7y ≤ 42, 4x + 7y ≥ 36, x ≥ 0, y ≥ 0 5. Contoh soal pertidaksamaan linear dua variabel berikutnya. Buatlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan berikut x + y ≤ 6, 2x + 3y ≤ 12, x ≥ 1, y ≥ 0 Langkah pertama tentukan titikx + y ≤ 6x + y = 60,6 dan 6,0 2x + 3y ≤ 122x + 3 y = 12Nilai x jika y = 0, maka menjadi 2x = 12, x = 6Nilai y jika x = 0, maka menjadi 3y = 12, y = 40,4 dan 6,0 Daerah penyelesaian pertidaksamaan Foto IST Simak Video “Momen Jokowi Bertemu Anak-anak Pandai Matematika di Sumut“ [GambasVideo 20detik] pal/pal Blog Koma - Pada artikel ini kita akan membahas materi Cara Menentukan Tanda + atau - pada Garis Bilangan yang berkaitan dengan penyelesaian pertidaksamaan. Garis bilangan pertidaksamaan biasanya kita perlukan ketika akar-akar pembuaat nol pada pertidaksamaannya lebih dari satu. Nah, terkadang tidak semua kita bisa dengan mudah dalam Cara Menentukan Tanda + atau - pada Garis Bilangan. Sebenarnya Cara Menentukan Tanda + atau - pada Garis Bilangan ini sudah kita bahas dalam artikel "Pertidaksamaan secara Umum", namun hanya secara sekilas saja tidak terlalu mendalam. Pada materi "Pertidaksamaan secara Umum", telah dibahas tentang 'Langkah-langkah umum menyelesaiakan pertidaksamaan' dimana salah satu langkahnya adalah kita membutuhkan garis bilangan dan tandanya yaitu $ + $ atau $ - $ . Catatan pada pembahasan artikel ini, kita hanya khusus membahas bentuk garis bilangan dan tanda pada setiap intervalnya yaitu $ + $ atau $ - $ saja. Berikut langkah-langkah umum penyelesaian pertidaksamaan untuk berbagai jenis pertidaksamaan. Langkah-langkah umum menyelesaiakan pertidaksamaan Langkah - langkah berikut dapat digunakan untuk menyelesaikan semua jenis pertidaksamaan $\spadesuit $ Solusi Umum HP1 1. Nolkan ruas kanan 2. Tentukan akar-akar pembuat nolnya dari pertidaksamaan dengan cara mengubah ketaksamaan menjadi sama dengan = lalu difaktorkan. 3. Tuliskan akar-akar pada garis bilangan dan tentukan tanda setiap intervalnya $+$ atau $ - $ setiap daerah 4. Arsir daerah yang sesuai $ > $ untuk $ + $ , dan $ 0 $ c. $ x+3x-1^3x+1^5 \leq 0 $ d. $ x+4^3x-1^2 \geq 0 $ Penyelesaian a. $ xx-1x+3 \geq 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Faktor dari $ xx-1x+3 = 0 $ yaitu $ x, x - 1, x + 3 $ -. faktor I $ x = 0 \, $ , ada satu akar sebanyak ganjil -. faktor II $ x - 1 = 0 \rightarrow x = 1 \, $ , ada satu akar sebanyak ganjil -. faktor III $ x + 3 = 0 \rightarrow x = -3 \, $ , ada satu akar sebanyak ganjil *. Karena semua akar-akarnya masing-masing sebanyak ganjil, maka pasti tandanya akan selang-seling untuk interval yang bergantian. Berikut kita cek salah satu interval yang paling kiri dengan memilih $ x = -4 $. $ x = -4 \rightarrow xx-1x+3 = -4.-4-1-4+3 = - \times - \times - = - $ negatif Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ \geq $ ada sama dengannya, maka akar-akarnya ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan penuh. Misalkan kita cek salah satu akarnya yaitu $ x = 1 $ $ x = 1 \rightarrow xx-1x+3 \geq 0 \rightarrow 1.1-11+3 \geq 0 \rightarrow 0 \geq 0 \, $ BENAR. b. $ x+2^2x-5x+1^3 > 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Faktor dari $ x+2^2x-5x+1^3 = 0 $ yaitu $ x+2^2, x-5, x+1^3 $ -. faktor I $ x+2^2 = 0 \rightarrow x+2x+2 = 0 \rightarrow x = -2 , x = -2 $, ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. -. faktor II $ x-5 = 0 \rightarrow x = 5 \, $ , ada satu akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor III $ x+1^3 = 0 \rightarrow x + 1x+1x+1 = 0 \rightarrow x = -1, x = -1, x = -1$ , ada tiga akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 0 $ $ x = 0 \rightarrow x+2^2x-5x+1^3 = 0+2^20-50+1^3 = + \times - \times + = - $ negatif Artinya interval yang memuat angka $ 0 $ bertanda $ - $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ > $ tidak ada sama dengannya, maka akar-akarnya tidak ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan kosong. Misalkan kita cek salah satu akarnya yaitu $ x = 1 $ $ x = -1 \rightarrow x+2^2x-5x+1^3 > 0 \rightarrow -1+2^2-1-5-1+1^3 > 0 \rightarrow 0 > 0 \, $ SALAH. c. $ x+3x-1^3x+1^5 \leq 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Faktor dari $ x+3x-1^3x+1^5 = 0 $ yaitu $ x+3, x-1^3, x+1^5 $ -. faktor I $ x + 3 = 0 \rightarrow x = -3 $, ada satu akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor II $ x-1^3 = 0 \rightarrow x = 1, x = 1, x = 1 \, $ , ada tiga akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor III $ x+1^5 = 0 \rightarrow x = -1, x = -1, x = -1, x = -1, x = -1 $ , ada lima akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 0 $ $ x = 0 \rightarrow x+3x-1^3x+1^5 = 0+30-1^30+1^5 = + \times - \times + = - $ negatif Artinya interval yang memuat angka $ 0 $ bertanda $ - $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ \leq $ ada sama dengannya, maka akar-akarnya ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan penuh. d. $ x+4^3x-1^2 \geq 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Faktor dari $ x+4^3x-1^2 = 0 $ yaitu $ x+4^3,x-1^2 $ -. faktor I $ x+4^3 = 0 \rightarrow x = -4, x = -4 , x = -4 $, ada tiga akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor II $ x-1^2 = 0 \rightarrow x = 1, x = 1 \, $ , ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 0 $ $ x = 0 \rightarrow x+4^3x-1^2 = 0+4^30-1^2 = + \times + = + $ positif Artinya interval yang memuat angka $ 0 $ bertanda $ + $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ \geq $ ada sama dengannya, maka akar-akarnya ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan penuh. Solusi dari bentuk garis bilangannya adalah $ x \geq 1 $. 2. Tentukan bentuk garis bilangan dan tandanya dari pertidaksamaan berikut ini a. $ x^2x-3^2x+2^4 > 0 $ b. $ x^2x-3^2x+2^4 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Faktor dari $ x^2x-3^2x+2^4 = 0 $ yaitu $ x^2, x-3^2, x+2^4 $ -. faktor I $ x^2 = 0 \rightarrow = 0 \rightarrow x = 0 , x = 0 $, ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. -. faktor II $ x-3^2 = 0 \rightarrow x = 3, x = 3 \, $ , ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. -. faktor III $ x+2^4 = 0 \rightarrow x = -2, x = -2, x = -2 , x = -2 $ , ada empat akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 1 $ $ x = 1 \rightarrow x^2x-3^2x+2^4 = 1^21-3^21+2^4 = + \times + \times + = + $ positif Artinya interval yang memuat angka $ 1 $ bertanda $ + $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ > $ tidak ada sama dengannya, maka akar-akarnya tidak ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan kosong. Solusinya adalah $ x 3 $. Contoh soal nomor 2 ini sebenarnya mirip, hanya saja tanda ketaksamaannya saja yang berbeda. Sehingga garis bilangannya mirip hanya saja yang berbeda adalah daerah arsiran dan bulatannya. b. $ x^2x-3^2x+2^4 0 $ Penyelesaian a. $ \frac{x-1x+2^2}{x+1^3x-3} \leq 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Pembilangnya Faktor dari $ x-1x+2^2 = 0 $ yaitu $ x-1, x+2^2 $ -. faktor I $ x-1 = 0 \rightarrow x = 1 $, ada satu akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor II $ x+2^2 = 0 \rightarrow x = -2, x = -2 \, $ , ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. Penyebutnya Faktor dari $ x+1^3x-3 = 0 $ yaitu $ x+1^3, x-3 $ -. faktor III $ x+1^3 = 0 \rightarrow x = -1 , x = -1, x = -1 $, ada tiga akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor IV $ x-3 = 0 \rightarrow x = 3 \, $ , ada satu akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 1 $ $ x = 0 \rightarrow \frac{x-1x+2^2}{x+1^3x-3} = \frac{0-10+2^2}{0+1^30-3} = + $ positif Artinya interval yang memuat angka $ 0 $ bertanda $ + $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ \leq $ ada sama dengannya, maka akar-akarnya ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan penuh kecuali akar-akar penyebutnya karena penyebut pecahan tidak boleh bernilai nol. b. $ \frac{x+5x+3^2}{x+1^2x+3^3} > 0 $ *. Menentukan Akar-akar pertidaksamaan Pembilangnya Faktor dari $ x+5x+3^2 = 0 $ yaitu $ x+5, x+3^2 $ -. faktor I $ x+5 = 0 \rightarrow x = -5 $, ada satu akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. -. faktor II $ x+3^2 = 0 \rightarrow x = -3, x = -3 $, ada dua akar Penyebutnya Faktor dari $ x+1^2x+3^3 = 0 $ yaitu $ x+1^2, x+3^3 $ -. faktor III $ x+1^2 = 0 \rightarrow x = -1 , x = -1 $, ada dua akar sebanyak genap sehingga interval kiri dan kanannya tidak selang-seling. -. faktor IV $ x+3^3 = 0 \rightarrow x = -3, x = -3, x = -3 $ ,ada tiga akar. Akar pembilang dan penyebut ada yang sama yaitu $ x = -3 $ yang totalnya menjadi lima akar sebanyak ganjil sehingga interval kiri dan kanannya selang-seling. *. Berikut kita cek salah satu interval yang memuat angka $ x = 1 $ $ x = 0 \rightarrow \frac{x+5x+3^2}{x+1^2x+3^3} = \frac{0+50+3^2}{0+1^20+3^3} = + $ positif Artinya interval yang memuat angka $ 0 $ bertanda $ + $ . Berikut gambar garis bilangannya Karena tanda ketaksamaannya $ > $ tidak ada sama dengannya, maka akar-akarnya tidak ikut jadi penyelesaian sehingga pada garis bilangannya diberi bulatan kosong. $ \clubsuit \, $ Cara Menentukan Tanda + atau - pada Garis Bilangan Pertidaksamaan Fungsi Trigonometri. Untuk pertidaksamaan yang melibatkan fungsi trigonometri, saran terbaik kami adalah sebaiknya kita cek satu persatu interval yang terbentuk karena pada pertidaksamaan trigonometri bentuk grafiknya yang periodik sehingga sulit bagi kita membuat kesimpulan tanda + atau $ - $ untuk interval-intervalnya. Jadi, teman-teman harus bersabar ya ketika menjumpai soal pertidaksamaan trigonometri. Dan demi hasil akhir yang benar, sebaiknya kita cek satu persatu intervalnya dengan substitusi $ x $ yang dipilih ke persamaan trigonometrinya. Seperti penyelesaian umum pertidaksamaan, menentukan akar-akar persamaan trigonometri agak lebih sulit dibandingkan dengan bentuk aljabar. Artinya jangan sampai sia-sia penyelesaian kita karena terjadi kesalahan pada garis bilangan dan tandanya. Silahkan baca artikelnya pada link "pertidaksamaan trigonometri". Tetap Semangad !!!^_^!!! Demikian pembahasan materi Cara Menentukan Tanda + atau - pada Garis Bilangan dan contoh-contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua yang lagi mempelajari materi pertidaksamaan.

gambar pertidaksamaan berikut pada garis bilangan